Saijo no Osewa Volume 5 Kata Penutup Bahasa Indonesia
Kata Penutup
Ini adalah Yuusaku Sakaishi.
Aku yakin buku ini dirilis pada awal Februari, tapi aku menulis kata-kata ini pada awal Januari. Dengan mengingat hal itu, mari kita langsung masuk ke dalam percakapan.
Secara tiba-tiba, apakah ada di antara kalian yang familiar dengan sebuah acara berjudul “Kuis: Jawaban yang Benar Akan Diungkapkan dalam Setahun”?
Penyensorannya mungkin bahkan tidak masuk akal, tapi secara pribadi aku sangat menyukai acara ini.
Untuk memberikan gambaran kasar tentang program tersebut, acara ini tentang memprediksi kejadian-kejadian untuk tahun mendatang pada Hari Tahun Baru dan kemudian memeriksa seberapa akurat prediksi tersebut pada akhir tahun. Para komedian membuat tebakan seperti, “Selebriti ini dan selebriti itu akan menikah tahun ini,” dan menjelang akhir tahun, mereka meninjau rekaman tersebut untuk melihat apa yang menjadi kenyataan.
Karena aku menulis ini pada Hari Tahun Baru, aku telah merenungkan resolusiku untuk tahun ini, dan aku berpikir, mengapa tidak mencoba melakukan acara kuis ini sendiri?
Aku menyebutnya: Kuis Jawaban yang Benar adalah Satu Bulan Kemudian.
Pada saat buku ini sampai di rak-rak toko, aku penasaran berapa banyak dari resolusi Tahun Baru ku yang benar-benar akan kucapai… Mari kita buat beberapa prediksi.
Aku minta maaf atas kata penutup yang penuh ego ini.
Beginilah jadinya ketika seorang penulis kehabisan ide untuk menulis kata penutup.
Resolusi Tahun Baru-ku adalah sebagai berikut:
Keluar rumah minimal dua hari dalam seminggu.
Libur satu hari setiap dua minggu sekali.
Bangun pagi setiap hari.
Aku benci harus mengakuinya, tetapi ini sangat menyedihkan.
Fakta bahwa aku bahkan harus membuat resolusi-resolusi ini membuatku merasa kalau aku sedang berada di situasi yang sulit.
Jadi, mari kita prediksi di mana posisiku terkait tujuan-tujuan ini satu bulan dari sekarang.
Keluar rumah minimal dua hari dalam seminggu.
Sepertinya aku tidak akan bisa melakukannya.
Bulan Februari masih dingin, jadi aku mungkin tidak akan banyak keluar rumah. Aku mungkin akan terpaksa melangkah keluar jika kehabisan makanan, tetapi aku cenderung membeli dalam jumlah banyak, jadi kurasa aku tidak perlu berbelanja dua kali seminggu. Aku sempat lari pagi sampai musim gugur, tetapi sekarang karena udaranya dingin, aku hanya melakukan latihan beban di rumah.
Ambil libur sehari setiap dua minggu sekali.
Kurasa aku bisa mewujudkan yang satu ini. Ada waktu sekitar sebulan hingga perilisan volume ini, dan aku seharusnya bisa menyisipkan setidaknya dua hari libur dalam kurun waktu tersebut.
Sebagai catatan, kurangnya hari liburku bukan karena aku sangat sibuk—melainkan karena aku adalah seorang <i>freak</i> yang terobsesi dengan menulis. Kendati demikian, akhir-akhir ini aku merenung dan menyadari bahwa aku butuh waktu untuk mendapatkan asupan inspirasi dan menyegarkan diri, jadi hari libur itu penting. Tunggu, apakah “asupan inspirasi” berarti aku sebenarnya tidak sedang beristirahat? Uh, aku tidak tahu lagi apa yang sedang kukatakan.
Bangun pagi setiap hari.
Ya, tidak mungkin.
Musim dingin membuatku mustahil bisa merangkak keluar dari tempat tidur. Ini semata-mata karena waktu yang tidak tepat, sejujurnya. Kalau saja ini bukan musim dingin, aku mungkin punya peluang.
Tetapi bangun pagi terasa sangat menyenangkan, bukan? Suasana yang menyegarkan itu adalah sesuatu yang sangat ingin kuwujudkan tahun ini. Aku akan mulai dengan menargetkan bangun pagi setidaknya seminggu sekali. Kalau hanya seminggu sekali, kurasa aku akan bisa melakukannya.
Kalau dipikir-pikir, kuis ini rasanya seperti sesuatu di mana aku tidak seharusnya ingin mendapatkan jawaban yang benar, jadi aku akan bekerja keras untuk menghindari hasil yang diprediksikan ini.
Bagaimana dengan kalian semua? Apakah kalian berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan resolusi Tahun Baru kalian?
Aku ingin sekali menulis sebuah adegan suatu hari nanti di mana Izuki dan kelompoknya merumuskan resolusi Tahun Baru mereka. Karena Volume 5 berakhir pada akhir liburan musim panas, episode Tahun Baru mungkin harus menunggu sedikit lebih lama…
[Ucapan Terima Kasih]
Aku berhutang budi yang sangat besar kepada semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan buku ini. Kepada editor-ku, terima kasih telah menyarankan berbagai macam acara “rakyat jelata” yang seru untuk dialami oleh Hinako. Kepada Sakura Miwabe-sensei, terima kasih telah menggambar Hinako dalam pakaian kasualnya dengan begitu menggemaskan. Meskipun itu adalah karakter yang sama, setiap volume memunculkan pesona baru yang membuatku sangat antusias tanpa batas.
Akhirnya, kepada semua pembaca yang telah mengambil buku ini, ucapan terima kasih terbesarku.
Komentar