Shinwa Densetsu no Eiyuu no Isekaitan Volume 6 Epilog Bahasa Indonesia – Litenovel

Shinwa Densetsu no Eiyuu no Isekaitan Volume 6 Epilog Bahasa Indonesia

Reader Settings

Size :
A-16A+
Daftar Isi

Epilog

Sorak-sorai meriah membahana. Dari balik gumpalan debu, pekikan kemenangan menggema ke seluruh penjuru negeri. Api melalap panji-panji naga hitam, mengubahnya menjadi abu yang diterbangkan angin. Mayat-mayat berlambang singa emas ambles ke dalam tanah di bawah hentakan kaki para prajurit yang bersukacita. Begitu besar perayaan itu hingga mereka melupakan segala protokol. Mereka menatap ke arah pusat pasukan, di mana seorang wanita berbusana mencolok mengangkat tinggi-tinggi sebuah kepala terpenggal.

Namun, di tengah keriuhan itu, ada mereka yang mengamati dalam diam. Mereka berdiri di antara para prajurit, tidak diperhatikan maupun dihukum, namun jelas berbeda dari rekan-rekan mereka. Udara di sekitar mereka membawa hawa dingin menusuk yang merasuk hingga ke kulit dan mencengkeram perut. Sementara orang-orang di sekitarnya berteriak dan bersorak gempita, wajah mereka sama sekali tidak menunjukkan emosi.

“Kehadiran Sang Penguasa memudar. Si perampas kekuasaan sudah tiada.”

“Kalau begitu, apa yang harus kita lakukan sekarang?”

Tidak ada kebahagiaan di mata mereka, tidak ada kesedihan dalam suara mereka, tidak ada kemarahan dalam sikap mereka. Mereka hanya menuturkan kenyataan apa adanya, dengan nada yang datar tanpa infleksi.

“Waktunya telah tiba untuk keluar dari jurang maut.”

Angin bergidik. Udara mengerang. Sebuah perubahan nyata telah terjadi, tetapi hal itu tak terlihat dan tak terdengar. Segala sesuatu yang terjadi di dalam dunia tertutup bukanlah untuk didengar oleh dunia luar.

“Oh, Bapa, dengarkanlah doa kami. Kutuklah para orang bodoh dengan siksaan abadi. Oh, Bapa, dengarkanlah doa kami. Berkatilah umat-Mu yang setia dengan keabadian yang tenang.”

Dan, tanpa terlihat dan tanpa terdengar, mereka menghilang.

Daftar Isi

Komentar

guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted